Sanggar Model Menjadi Korban Plagiat dan Copas Artikel

Libur panjang di akhir tahun ajaran 2016-2017 yang bertepatan juga dengan hari raya Idul Fitri merupakan momen tepat untuk melakukan pembenahan dan refleksi terhadap apa yang telah kita capai selama ini. Liburan ini juga juga sekaligus menjadi masa bagi persiapan untuk membuat program dan melaksanakannya di tahun ajaran baru 2017-2018.

Berkaitan dengan pembenahan serta refleksi diri, Sanggar Model mencoba melihat ke masa lampau dan membuat grand design untuk masa datang. Ditengah-tengah melakukan upaya tersebut, tentunya tidak mudah untuk melalui tahapan transisi menuju pencapaian target. Selalu saja ada hambatan ataupun rintangan yang menghadang sehingga dapat memperlambat laju perjalanan. Meski demikian, jika kita menanggapinya dengan positif, tentu akan menghasilkan yang terbaik pula.

Kronologi Kasus Plagiarisme Blog Sanggar Model

Fenomena plagiat atau penjiplakan bisa terjadi pada siapapun, kapanpun, dan dimanapun. Seperti yang dialami oleh Blog Sanggar Model. Setelah lebih dari satu tahun tidak dipantau perkembangan dan kesehatannya hingga terkesan tidak terurus, momen liburan dimanfaatkan oleh admin untuk kembali mengaktifkannya lagi.

Saat mencoba untuk mengecek indeksnya pada Google dan perangkatnya, betapa mengejutkan hasil diagnosa yang diperoleh. Ternyata dijumpai banyak blog yang postingannya diisi menggunakan artikel Blog Sanggar Model tanpa seijin dari admin. Si pelaku melakukan dindakan Kopi Paste (copas) tanpa mencoba mengedit kalimat redaksinya agar terlihat lebih profesional.


Bahkan, yang lebih parah lagi, dijumpai blog (mengatasnamakan seni) yang semua artikel kesenian dan berita-berita pendidikannya diambil dari Sanggar Model dengan cara Auto Generate Content (AGG). Melalui AGC  si pelaku bisa memasukkan artikel blog Sanggar Model untuk diposting kembali ke blognya sendiri tanpa melalui Copy Paste dan artikelnya akan secara otomatis update setelah Sanggar Model memposting tuisan baru. Cara ini memang canggih dan praktis, namun sangat tidak profesional dan tidak fair dimata blogger.

Memang, dari awal kelahirannya, Sanggar Model dibuat dengan komitmen sebagai bentuk dedikasi kepada pendidikan. Siapapun boleh memanfaatkan konten berupa materi, gambar, multimedia interaktif yang ada di dalamnya. Namun, tentu saja semua itu untuk pendidikan dan otomatis dilakukan dengan cara yang etis.

Apa yang Membuat Lebih Geram?

Bukan hanya melakukan tindakan bertentangan dengan kote etik blogger dan penulis, si pelaku juga memasang iklan di blognya. Meski yang dipasang bukan iklan resmi Google, namun tindakan ini mencerminkan bahwa si pelaku memanfaatkannya untuk mendapatkan materi dan memperkuat dugaan pelanggaran hukum.

Beberapa kali admin mencoba memperhatikan secara detil blog jiplakan untuk mencari kontak yang bisa dihubungi. Tujuannya adalah agar bisa berkomunikasi langsung dan menyelesaikannya dengan baik-baik. Namun, Admin Sanggar Model tidak berhasil menemukannya hingga akhirnya malah menambah kuat persepsi negatif tentang pemilik blog jiplakan tidak punya itikad baik.

Terus, Apa yang Dilakukan Admin Sanggar Model

Setelah mengetahui insiden pelagiat, yang mungkin dalam bahasa intelektulanya pelanggaran hak cipta,  admin Sanggar Model pun mulai merubah pola pikir untuk lebih berhati-hati dan waspada dengan sedikit melakukan upaya pencegahan.

Selain itu, upaya pelaporan kepada Google mengenai pelangagaran hak cipta juga terpaksa dilakukan karena tidak mampu menjangkau dan tidak bisa menemukan kontak pelaku plagiat. Semoga Google bisa memberikan solusi yang tepat dan memberikan upaya lebih baik agar si pelaku tidak melakukannya lagi.

Introspeksi dan Tetap Punya Motivasi Tinggi

Bagi Admin Sanggar Model, insiden ini tidak akan membuat patah semangat dalam menulis dan berkarya. Justru dengan adanya kasus ini admin berterima kasih kepada pelaku plagiarisme karna sudah mengingatkan untuk selalu belajar dan berupaya untuk lebih bijak. Itulah mengapa admin tidak berupaya keras melacak si pelaku, meskipun bisa mengetahuinya melalui IP Address.

Sekali lagi kami sampaikan untuk diketahui bersama, Blog Sanggar Model hingga saat ini tidak didaftarkan Hak Ciptanya pada layanan Copyrigh dengan tujuan agar bisa dimanfaatkan bersama untuk pendidikan dengan cara yang baik. Mari menulis dengan cara yang etis...

Best Regard,
Admin Sanggar Model

Sri Kuncoro SP

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sanggar Model Menjadi Korban Plagiat dan Copas Artikel"

Posting Komentar

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan berbagi dan bantu kami untuk menjadi lebih baik dengan komentar anda yang santun