PPDB MTs Negeri Model Babakan Lebaksiu Tegal 2013


PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB)
MTs NEGERI MODEL BABAKAN LEBAKSIU TEGAL
TAHUN PELAJARAN 2013/2014


1. WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN
Pendaftaran dimulai pada tanggal 10 s.d 22 Juni 2013 mulai pukul 08.00 s.d 12.00 di MTs Negeri Model Babakan Lebaksiu Tegal.
2. PERSYARATAN
  • Beragama Islam
  • Berusia maksimal 15 tahun pada tanggal 22 Juni 2013
  • Menyerahkan formulir pendaftaran yang telah diisi dengan melampitkan:
  1. Foto copy akta kelahiran 1 lembar
  2. Foto copy ijazah SD/MI yang telah dilegalisir sebanyak 2 lembar, atau Surat Keterangan Lulus bagi yang ijazahnya belum terbit
  3. Menyerahkan Surat Keterangan Hasil Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (SKHUASBN) atau SKHUASBN Sementara yang diterbitkan oleh sekolah / Madrasah (Asli)
  4. Menyerahkan foto copy kartu NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) bagi yang memiliki atau Surat Keterangan NISN dari SD/MI.
  5. Pas foto hitam putih ukuran 3 x 4 sebanyak 5 lembar.
  6. Sertifikat/ Piagam prestasi akademik atau non akademik minimal juara III tingkat Kecamatan bagi yang memiliki (asli), yang diperoleh pada tahun 2011 sampai dengan tahun 2013
  7. Sertifikat / Piagam TPQ / Ijazah MDA bagi yang memiliki
  • Berkas pendaftaran dimasukkan pada stopmap berwarna hijau untuk putra dan merah untuk putri
  • Pendaftar harus datang langsung dengan didampingi oleh orang tua/wali, berseragam sekolah asal.
3. SELEKSI
  • Seleksi Administrasi
  • Wawancara:
  1. Wawancara dilakukan untuk memperoleh gambaran tentang kesiapan peserta didik dan orang tua/wali yang mengikuti program Full Day School
  2. Wawancara dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2013 mulai pukul 10.00 WIB. di MTs Negeri model Babakan Lebaksiu Tegal
  3. Orang tua/wali diharapkan mendampingi calon peserta didik pada saat wawancara
4. PENGUMUMAN HASIL SELEKSI
Pengumuman hasil seleksi tanggal 25 Juni 2013 pukul 09.00 WIB
5. LAIN-LAIN
  • Calon peserta didik yang dinyatakan diterima dan tidak melaksanakan daftar ulang pada tanggal yang telah ditentukan dinyatakan mengundurkan diri
  • Semua berkas pendaftaran yang telah diserahkan pada panitia tidak bisa diminta kembali, kecuali dokumen asli
  • Informasi lebih lanjut dapat ditanyakan di sekretariat pendaftaran.

Babakan,   Maret 2013
Kepala Madrasah,


Drs. H. Wahidin
NIP. 19550105 1982031004

Untuk mengunduh brosur, silahkan klik di sini.

Pembukaan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Kabupaten Tegal 2013

Salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi sains madrasah adalah dengan pelaksanaan lomba sains antar madrasah. Oleh karena itu, penyelenggara pendidikan di kalangan Kementerian Agama menyelenggarakan Kompetensi Sains Madrasah atau disingkat dengan KSM sebagai konversi dari Olimpiade Mata Pelajaran.

Kementerian Agama Kabupaten Tegal telah melaksanakan pembukaan KSM yaitu pada hari Sabtu tanggal 18 Mei 2013 bertempat di Aula MTs Negeri Babakan yang dimulai pada pukul 08.15 hingga pukul 09.00 WIB. Pada bagian Pra Acara, Kelompok Vokal Sanggar Model mendapat kesempatan untuk mengisi dan menyambut peserta serta ofisial. Acara ini dihadiri oleh Panitia, peserta dan Offisial KSM dari madrasah baik tingkat MI, MTs, dan MA Swasta maupun Negeri se Kabupaten Tegal.

Pada hari yang sama juga dilaksanakan lomba (Kempetisi Sains Madrasah) tingkat Kabupaten Tegal tahun 2013 baik Swasta maupun Negeri dengan jumlah peserta yang terdaftar sebanyak 168 anak dengan rincian:
  • Madrasah Ibtidaiyah:
  1. Mata Pelajaran Matematika dengan jumlah peserta 34 anak;
  2. Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan jumlah peserta 34 anak.
  • Madrasah Tsanawiyah:
  1. Mata Pelajaran Matematika dengan jumlah peserta 20 anak;
  2. Mata Pelajaran Fisika dengan jumlah peserta 20 anak;
  3. Mata Pelajaran Biologi dengan jumlah peserta 20 anak.
  • Madrasah Aliyah:
  1. Mata Pelajaran Geografi dengan jumlah peserta 12 anak;
  2. Mata Pelajaran Ekonomi dengan jumlah peserta 12 anak;
  3. Mata Pelajaran Fisika dengan jumlah peserta 5 anak;
  4. Mata Pelajaran Kimia dengan jumlah peserta 5 anak;
  5. Mata Pelajaran Biologi dengan jumlah peserta 5 anak;
  6. Mata Pelajaran Matematika dengan jumlah peserta 5 anak.
Biaya yang digunakan untuk melaksanaan KSM merupakan swadaya dari dari MI, MTs, dan MA se Kabupaten Tegal baik Negeri maupun Swasta yang dikoordinir melalui Koordinator Kelompok Kerja Madrasah (K3M).

Peserta yang berprestasi hasil seleksi KSM Kabupaten Tegal akan dikirim untuk mengikuti KSM Tingkat Propinsi pada tanggal 8 Juni 2013 yang bertempat di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 02 Pekalongan. Selanjutnya, akan diteruskan pada KSM di tingkat Nasional pada tanggal 02 Juli 2013.

Membuat Kolase dari Bahan Mute

Pengertian Kolase menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah Komposisi artistik yang dibuat dari berbagai bahan (kain, kertas, kayu) yang ditempelkan pada permukaan gambar (Depdiknas.2001,580). Dalam seni rupa kolase merupakan salah satu bentuk karya seni rupa dua dimensi yang dibuat pada bidang datar.
Kolase dari bahan mute
Pada proses pembelajaran Seni Budaya MTs Negeri Babakan Kelas IX Semester Gasal Tahun Ajaran 2012 - 2013 telah dilakukan praktek pembuatan kolase dengan menempelkan bahan Mute pada styrofoam. Berikut ini langkah langkah membuatnya:
  • Bahan - bahan yang digunakan:
  1. Mute;
  2. Benang;
  3. Plastik transparan dengan motif untuk cover atau pelindung;
  4. Alas: Styrofoam atau menggunakan papan triplek;
  5. Perekat kayu;
  6. Solasi Hitam
  • Alat - alat yang diperlukan:
  1. Gunting;
  2. Cutter.
  • Cara membuat:
  1. Potong bahan yang akan dijadikan alas sesuai dengan ukuran yang diinginkan;
  2. Buat sketsa gambar pada alas yang dipilih. Jika diperlukan, silahkan tentukan warna pada masing - masing bagian gambar;
  3. Setelah selesai membuat sketsa, rangkai mute dengan memasukkan benang ke dalamnya sesuai dengan kelompok warna yang dibutuhkan pada tiap bagian. Hal ini dilakukan untuk mempermudah proses penempelan mute pada bagian gambar atau melepasnya jika terjadi kesalahan atau akan diganti;
  4. Oleskan perekat (lem) pada alas sesuai bagiannya masing - masing. Pada proses ini bisa dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan;
  5. Tempelkan rangkaian mute per bagian sesuai dengan gradasi warna yang diinginkan. Pada proses ini membutuhkan tingkat ketekunan dan ketelitian yang tinggi agar menghasilkan nilai artistik. Kegiatan ini bisa dilakukan secara bertahap;
  6. Biarkan mute menempel pada alas dan perekatnya mengering di setiap bagian - bagian karya;
  7. Setelah kering, bingkai menggunakan plastik transparan yang bermotif;
  8. Tempelkan menggunakan solasi hitam sekaligus menjadibingkai/garis tepi di pinggiran dan sudut kolase.
  9. Selamat berkarya.
NB: Mute juga bisa langsung ditempelkan satu per satu tanpa dirangkai benang terlebih dahulu.

Makna Lagu Menthok (Tembang Jawa Tengah)

Salah satu lagu daerah Jawa Tengah yang sering menjadi bahan ajar Seni Budaya di MTs Negeri Babakan adalah tembang yang berjudul Menthok. Alasan memilih Lagu ini menjadi bahan ajar karena mempunyai makna filosofi yang tinggi berupa pesan moral bagi Peserta Didik dan Pengajarnya sendiri. Berikut ini lirik Tembang Daerah Jawa Tengah yang berjudul Menthok:

Menthok... Menthok... Tak kandhani
Mung rupamu... Angisin - ngisini
Mbok yo ojo ngetok ono kandang wae
Enak - enak ngorok ora nyambut gawe
Menthok... Menthok... Mung lakumu...
Megal - megol nggawe ngguyu...

Menthok merupakan salah satu hewan berjenis unggas seperti Bebek dan dikenal dengan Itik. Menthok atau Itik dalam tembang Jawa Tengah tersebut digunakan untuk memberi sindiran terhadap perilaku buruk manusia yang bersifat malas. Jika kita terjemahkan, maka lirik Tembang Menthok mempunyai arti kira - kira seperti berikut ini:

Menthok (Itik)... Menthok (Itik)... Saya beri nasehat...
Ekspresi wajahmu (atau rupamu bisa juga diartikan "gayamu") ko memalukan...
Seharusnya jangan selalu berada di dalam kandang saja
Bersantai (enak - anakkan) tidur mendengkur tidak bekerja
Menthok (Itik)... Menthok (Itik)... Ko jalanmu
Megal - megol membuat orang tertawa.

Dicermati dari liriknya, kita pasti sudah tau makna atau pesan moral yang terkandung dalam lagu tersebut. Manusia harus bersikap aktif, tidak hanya tidur, dan beraktifitas yang produktif. Tidur ataupun istirahat bisa dilakukan setelah bekerja dan berkarya. Dalam bekerja-pun harus cekatan atau gesit agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Oleh karena itu, jika kita tidak ingin hidup seperti Menthok yang digambarkan dalam tembang tersebut, kita (manusia) jangan bersifat malas. Kita harus bekerja keras dalam hidup, beraktifitas cepat dan tepat, serta berusaha untuk tidak mengandalkan belas kasihan dari orang lain ataupun majikan.

Follow by Email

Popular Posts

Blog Archive